- Nonaktifkan Big EVIL (Always On Mobile Data Connection). Fitur ini menyedot banyak daya baterai. Padahal, Anda tak memerlukannya setiap saat. Sebagai gambaran, Anda tentu tak butuh koneksi data di malam hari, ketika Anda tidur dan tak memakai ponsel sama sekali. Oleh sebab itu, Anda akan menghemat banyak daya dengan mematikan pilihan Enable always-on mobile data pada menu Mobile Network Settings.
- Nonaktifkan GPS dan Wireless Network Usage. Apakah Anda setiap saat membutuhkan GPS? Tentu tidak. HTC menggunakan triangulasi jaringan nirkabel untuk mempercepat proses penampilan gambar-gambar GPS pada ponsel Anda. Sebagian orang menganggap fitur itu bermanfaat, namun fitur GPS di ponsel Anda sebenarnya sanggup menampilkan sendiri gambar-gambar tersebut. Maka sebaiknya Anda menonaktifkan Wireless Network Usage pada menu Location.
- Jika Anda mengaktifkan opsi transfer Background Data, ponsel akan secara permanen terhubung dengan server-server Google, dan ini memerlukan daya baterai lumayan besar. Jadi, saat Anda tak menggunakan layanan-layanan Google, seperti Gmail, Calendar dan Contacts, sebaiknya nonaktikan opsi transfer Background Data pada Data synchronization/Google menu.
- Nonaktifkan fungsi update push e-mail/weather updates/Facebook dan Twitter. Lagi-lagi ini berkaitan dengan koneksi data. Kalau mau berhemat daya baterai, kurangi waktu Anda untuk mengecek server email guna memastikan ada atau tidak email baru. Anda bisa melakukannya melalui opsi Set Download Frequency pada menu Mail service’s Settings. Anda juga dapat menonaktifkan fitur update cuaca via opsi Weather application setting.
- Integrasi layanan Facebook, Twitter, dan Flickr (serta jejaring sosial lainnya) juga membutuhkan daya baterai relatif besar. Meski opsi ini bermanfaat, ponsel Anda akan terus-menerus menyedot energi karena ‘dipaksa’ setiap saat mengecek server untuk membuat update. Anda bisa mengatasi masalah ini dengan melakukan setting waktu update berbeda. Untuk memodifikasi setting Twitter, misalnya, pilih Menu/Settings dan ubah frekuensi Send & Receive sesuai kebutuhan Anda.
- Nonaktifkan koneksi Wi-Fi dan Bluetooth jika tak sedang digunakan. Opsi ini terdapat dalam menu Wireless Controls.
Tuesday, December 14, 2010
Memperpanjang Umur Baterai HTC Hero
Selamatkan Mata Anda!
Menurut Dr. Jeffrey Anshel, pakar kesehatan mata dan penulis buku Smart Medicine for Your Eyes, belakangan ini makin banyak orang menghabiskan waktu lebih lama untuk fokus pada layar perangkat digital/elektronik seperti ponsel, komputer, dan TV. Padahal, aktivitas ini berpotensi menyebabkan digital eye atau kerusakan mata permanen karena terlalu lama kontak dengan layar dari perangkat-perangkat digital.
Berikut ini tips dari Dr. Anshel agar mata Anda tetap sehat dan terhindar dari digital eye:
- Seringlah berkedip, tarik napas panjang, dan istirahatkan mata Anda. Saat mata Anda menatap layar komputer atau layar ponsel, Anda berkedip 2-3 kali lebih jarang ketimbang dalam situasi normal. Ini bisa menyebabkan Anda mengalami dry eye alias kekeringan mata. Hati-hati, kondisi ini berpotensi menyebabkan mata Anda mengalami kerusakan permanen. Jadi, sering-seringlah berkedip, sesekali tarik napas panjang untuk ’melepas’ konsentrasi mata Anda dari layar dan sesekali pula alihkan pandangan ke obyek di luar layar ponsel/komputer/TV Anda.
- Gunakan rumus 20/20/20. Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke obyek berjarak setidaknya 20 kaki (sekitar 6 meter) dari mata Anda selama 20 detik.
- Konsultasi dengan dokter mata. Dokter akan tahu apakah mata Anda punya cukup ’kekuatan’ untuk berinteraksi dengan layar ponsel/komputer/televisi dalam tempo relatif lama. Jika mata Anda tak cukup kuat, dokter mungkin menyarankan Anda menggunakan lensa kontak atau kacamata setiap kali berinteraksi dengan layar ponsel/komputer/TV, guna mengurangi tekanan terhadap mata dan menghindari kerusakan mata permanen.
- Lakukan pemeriksaan berkala untuk memonitor efek kontak mata dengan layar ponsel/komputer/TV terhadap tingkat kesehatan mata Anda dari tahun ke tahun.
- Tekanan terhadap mata acap terjadi akibat kondisi pencahayaan. Kondisi yang menyilaukan, atau kurang cahaya bisa merusak mata Anda. Jadi, sesuaikan pencahayaan di ruang tempat Anda melakukan kontak dengan layar ponsel/ komputer/TV.
Mencegah Iritasi karena Gadget
Namun, jika akhirnya merasakan mata Anda nyeri akibat memelototi gadget, yang terkadang sambil tiduran di ranjang, dengan hanya 2-3 jam tidur lalu berinteraksi lagi dengan gadget, ada baiknya Anda menyimak penelitian Dr. Jeffrey Anshel ini.
Di penelitiannya Dr. Anshel mengambil responden muda-mudi Amerika Serikat yang berinteraksi dengan gadgetnya, bahkan saat mereka baru bangun tidur. Berdasarkan penelitian itu diketahui bahwa LCD backlit pada gadgetlah yang sebenarnya sangat berpotensi ‘menyakiti’ mata. Pasalnya, otot mata menjadi mudah lelah karena radiasinya. Berikut tips dari Dr. Anshel agar mata tetap segar saat Anda berinteraksi dengan gadget.
1. Kedipkan Mata Sesering Mungkin
Saat berinteraksi dengan gadget, mata Anda harus berkedip 2-3 kali mata normal. Hal ini untuk menghindari kekeringan pada mata. Sempatkan juga untuk beristirahat saat mata mulai lelah. Jangan dipaksakan.
2. 20/20/20
Yang dimaksud dengan 20 tiga kali adalah: setiap 20 menit alihkan pandangan pada objek yang jaraknya 20 kaki dari posisi Anda, kemudian selama 20 detik alihkan pandangan Anda dari gadget yang Anda genggam pada objek yang berbeda dari tempat di mana Anda asyik dengan gadget Anda.
3. Sempatkan Konsultasi dengan Dokter
Bagi Anda yang dalam sehari berkutat di kantor, rutin sepekan di depan monitor komputer atau laptop, sebaiknya Anda minta saran dokter guna mendapatkan lensa antiradiasi yang cocok dengan kondisi mata Anda. Hal ini untuk mencegah mata Anda terpaksa menggunakan kacamata silinder. Sebab, ketika Anda sudah harus bekerja dengan memakai kacamata silinder, tak hanya kenyamanan Anda yang berkurang. Lebih dari itu, produktivitas Anda juga akan ikut menurun. Padahal, usia Anda masih sangat produktif. Tentu, Anda tak ingin mengalami hal tersebut.
4. Sesuaikan Cahaya Ruangan
Langkah keempat atau langkah terakhir adalah, saat berinteraksi dengan LCD backlit, ruangan tempat Anda bekerja harus diterangi cahaya yang cukup. Misalnya menyalakan lampu meja atau lampu kamar yang menyoroti gadget atau monitor laptop Anda. Langkah ini adalah upaya mencegah agar mata tak menerima sorotan langsung dari LCD backlit. Jika saat ini Anda masih membiarkan mata mendapat cahaya secara langsung dari backlit, mata Anda akan cepat lelah.
Menghemat Baterai Ponsel Pintar
Penggunaan baterai lithium-ion pada laptop atau smartphone, secara teknologi bisa ditingkatkan untuk mendapatkan daya tahan yang lebih lama dengan cara sebagai berikut:
Pilihan Jaringan
Umumnya ponsel CDMA butuh energi lebih banyak dari pada ponsel GSM. Jika baterai pada ponsel CDMA Anda cepat habis, boleh saja Anda pertimbangkan untuk mengganti dengan ponsel GSM. Namun, hal ini bisa saja bertentangan dengan kepentingan Anda yang membutuhkan ponsel CDMA untuk melakukan komunikasi lokal.
Redupkan layar
Layar yang terang membutuhkan energi dari baterai yang tinggi. Maka, turunkan tingkat daya terang pada layar LCD ponsel Anda. Gunakan perangkat peredupan otomatis yang bisa mendeteksi tingkat cahaya dalam satu ruangan jika ponsel dilengkapi dengan fitur itu. Begitu juga saat memutar musik, Anda bisa merendahkan volumenya agar baterai bisa lebih tahan lama.
Kontrol Wi-Fi
Matikan aplikasi Wi-Fi atau Bluetooth jika berada di luar wilayah hot spot. Dengan terus mengaktifkan Wi-Fi atau Bluetooth, ponsel akan terus menggunakan energi baterai untuk mencari sambungan Wi-Fi atau Bluetooth. Jadi, atur ponsel pada mode sleep ketika Wi-Fi dan Bluetooth sedang tak Anda gunakan. Pada iPhone, Anda bisa mengaturnya lewat fitur’setting. Pada BlackBerry gunakan Manage Connections.
Periksa Kondisi Sinyal
Di lokasi yang sinyalnya lemah, ponsel akan bekerja lebih keras untuk mencari sinyal SIM card. Maka akan lebih banyak energi habis terpakai. Jika berada di lokasi seperti itu, matikan aplikasi 3G. Gunakan jaringan EDGE yang membuat akses internet lebih lambat tapi tak akan memengaruhi kualitas panggilan.
Cek Email
Matikan mengecek email secara otomatis, juga matikan pengaturan push email ketika ada email masuk. Keduanya sangat boros energi. Dengan mengecek email secara manual, baterai ponsel pintar Anda akan lebih tahan lama.
Nonaktifkan Animasi
Semakin panas ponsel pintar Anda, maka semakin banyak energi yang terpakai. Salah satu penyedot energi paling boros adalah animasi Flash. Yakni teknologi canggih di balik banyaknya video online dan iklan animasi. Untuk menjaga daya tahan baterai, nonaktifkan fasilitas Flash pada ponsel pintar Anda
Akses Internet Cepat via Ponsel
1. Pilih mesin pencari yang kompatibel dengan ponsel Anda, misalnya Netfront, Explorer, dan Opera mini.
2. Untuk menambah kecepatan browsing, matikan gambar, suara, dan animasi.
3. Akseslah situs-situs web versi mobile, agar situs lebih cepat terbuka dan biaya koneksi GPRS Anda lebih murah.
4. Jangan terlalu banyak membuka aplikasi selama berselancar, untuk menghemat daya baterai ponsel Anda.
5. Hindari serangan virus dengan tak mengikuti instruksi unduh yang muncul tiba-tiba.
6. Simpan alamat web favorit Anda dalam file bookmark. Gunakan daftar dalam bookmark untuk kembali secara langsung ke situs tersebut dan mengoptimalkan efisiensi selama online.
7. Perhatikan durasi jika Anda menggunakan teknologi GPRS untuk berselancar. Sebab GPRS menggunakan sistem durasi, bukan besaran data.
8. Gunakan Google sebagai mesin pencari, dan perkirakan ukuran file yang Anda akan unduh.
9. Jika Anda blogger, sebaiknya gunakan feed reader di setiap blog favorit Anda. Langkah ini memungkinan Anda menghemat penggunaan bandwidth.
Menghapus Aplikasi Bawaan pada Ponsel Android
Pabrikan ponsel biasanya melakukan penyesuaian atas Android OS untuk ditanam pada ponselnya, agar gadget dari pabrikan itu memiliki keunikan dibanding ponsel berbasis Android keluaran pabrikan lain. Di samping itu, penyesuaian dilakukan untuk memasukkan aplikasi-aplikasi dari pihak ketiga ke dalam ponsel.
Satu hal yang tak dipahami kebanyakan pengguna ponsel Android adalah aplikasi-aplikasi itu ditanam langsung ke tubuh Android OS, bukan pada kartu memori di ponselnya. Artinya, jika Anda mau menghapus aplikasi bawaannya, Anda akan menghadapi pesan bahwa permintaan Anda ditolak atau Anda tak diizinkan melakukannya. Anda perlu lebih dulu mendapatkan izin untuk melakukan perubahan pada area di mana aplikasi-aplikasi itu tertanam.
Untuk mengakses area pada Android OS di mana aplikasi-aplikasi bawaannya tersimpan, Anda perlu melakukan penelusuran (rooting). Pada dasarnya, proses rooting pada ponsel Android memberi Anda akses Super-User (SU) ke Android OS, yang memungkinkan melakukan perubahan di mana Anda tak memerlukan izin untuk itu. Perubahan itu termasuk untuk menginstal aplikasi pihak ketiga yang memerlukan akses penelusuran. Proses rooting ini cukup merepotkan.
Namun, salah satu opsi yang Anda miliki sebagai pengguna ponsel pintar Android adalah menghentikan dan menyembunyikan aplikasi-aplikasi bawaan Android yang tak Anda butuhkan dan tak bisa Anda hapus, tanpa melakukan rooting.
Untuk itu hal pertama yang perlu dilakukan adalah menghapus semua widget dan pintasan ke aplikasi yang Anda mau sembunyikan dari main screen di ponsel Anda. Caranya, Anda cukup mengetuk dan menahan sambil menggeser widget/ pintasan itu ke ikon tempat sampah. Selanjutnya, unduh dan instal aplikasi yang dinamai Advanced Task Killer. Aplikasi Android ini memungkinkan Anda meniadakan proses-proses (program running) pada aplikasi-aplikasi yang tak Anda gunakan. Anda juga bisa melakukan set-up aplikasi untuk melenyapkan secara otomatis aplikasi Android yang tak Anda perlukan ketika ponsel Android Anda melakukan booting.
Jika Anda sudah selesai dengan proses di atas, maka Anda tak akan melihat lagi aplikasi-aplikasi yang tak Anda gunakan pada drawer aplikasi Android OS Anda.
Nah, selanjutnya, Anda bisa melakukan uninstal aplikasi bawaan (yang tak diproteksi) dari OS Android, tanpa harus melakukan rooting yang cenderung merepotkan. Namun, untuk itu Anda perlu lebih dulu mengunduh dan menginstal aplikasi gratisan dari Android Market. Silakan masuk ke Android Market, unduh dan instal program yang dinamai ’uninstaller’.
Jika program itu sudah terinstal di ponsel Anda, maka program tersebut akan menampilkan aplikasi-aplikasi yang telah terinstal pada ponsel Anda dan opsi untuk menghapus aplikasi bawaan Android yang tak terproteksi dari ponsel Anda.
Ingat, satu-satunya alasan yang Anda butuhkan untuk menghapus aplikasi-aplikasi bawaan itu adalah mengurangi muatan pada kartu memori di ponsel Anda.
5 Trik Praktis Mengoperasikan Ponsel Android
Trik 1: Memutar File MPEG-4 H.264
Ponsel yang dijalankan dengan Android sudah ditanami perangkat untuk pemutaran video. Perangkat ini memungkinkan Anda memutar file MPEG-4 H.264 dengan performa lebih smooth di layar ponsel berbasis Android. Anda bisa mendapatkan setting-setting untuk memutar file MPEG-4 pada ’Video Player’ Android standar yang, sayangnya, mesti Anda unduh dulu dari Android Market. Maklum, Android tak dilengkapi video player. Jangan khawatir, Video Player ini bisa Anda unduh secara gratis dari Android Market dan hanya memerlukan proses pengunduhan beberapa detik saja.
Trik 2: Menggunakan Google Search
Ada ikon pada layar ponsel berbasis Android yang akan membawa Anda masuk ke halaman Google Search. Ini fitur untuk melakukan pencarian dengan cepat di Internet. Namun, Anda juga bisa memanfaatkan fitur tersebut untuk keperluan lain. Misalnya, jika Anda sedang berada di website yang dibangun oleh Google, seperti YouTube, Anda bisa mengklik ikon itu untuk mencari website lain dari Google, dengan mengetik pada kotak pencarian yang muncul kemudian.
Trik 3: Menggunakan Tombol Pintasan
Selama Anda mengetik, jika ingin menggunakan huruf dengan font/karakter khusus, menghapus satu baris teks sekaligus, menggunakan huruf kapital saja, atau menggunakan fungsi-fungsi lain, berikut ini petunjuk agar Anda bisa melakukannya dengan cepat dan tidak repot: .
1. Memasukkan font/karakter khusus: tekan ALT + sSpacebar.
2. Memblok (highlight) teks: tekan Shift dan gulirkan Trackball.
3. Menggunakan huruf kapital saja: tekan Shift dua kali.
4. Menghapus baris teks di mana kursor berada: tekan ALT + Delete.
5. Memindahkan kursor ke bagian awal atau akhir teks: tekan Alt dan pada saat yang sama gulirkan Trackball.
6. Memasukkan tab space: tekan Alt + Q.
Trik 4: Memasukan file ke SD Card
Untuk memasukan file (dokumen) ke dalam SD Card di ponsel Anda, sambungkan ponsel dengan PC/laptop menggunakan kabel USB. Selanjutnya, tarik ke bawah notification bar di bagian paling atas home screen pada ponsel Anda. Pilih USB connected, kemudian pilih tombol mount, sampai muncul pop-up windows atau removable disk di PC/laptop Anda. Nah, berikutnya, salin file ke SD Card di ponsel Anda.
Setelah file tersimpan di SD Card, Anda bisa menghilangkan tampilan mapping SD Card di PC/laptop dengan menarik ke bawah notification bar pada bagian paling atas home screen di ponsel Anda, kemudian pilih turn off USB storage dan, terakhir, tekan tombol off.
Trik 5: Meneruskan SMS dengan Cepat
Untuk meneruskan dengan cepat SMS yang Anda peroleh, tekan dan tahan pesan yang akan Anda teruskan hingga muncul menu pilihan Forward SMS. Setelah itu, masukkan nomor tujuan
Subscribe to:
Comments (Atom)